Followers

Powered by Blogger.

Sekolahku Yang Tercinta

Sekolahku Yang Tercinta
SMPN 1 Panumbangan

Wikipedia

Search results

Batman Begins - Diagonal Resize 2

Translate


BIO EDEN HAZARD


Hasil gambar untuk foto eden hazard
     Eden Hazard tumbuh di keluarga yang kesemuanya berkarir di bidang sepakbola. Ayahnya, Thierry, merupakan mantan pemain sepakbola di Liga Belgia sedangkan ibunya, Carine, adalah mantan striker di liga sepakbola wanita Belgia. Sementara itu, ketiga adiknya juga merupakan pemain sepakbola. Thorgan Hazard di Chelsea, Kylian Hazard di White Star Bruxelles dan Ethan Hazard di Tubize. Hazard mulai masuk sekolah sepakbola Royal Stade Braniois sejak berumur 4 tahun. Ia lantas bergabung ke klub junior Tubize di usia 12 tahun. Kemampuannya yang cemerlang saat bermain bersama Tubize ternyata menarik perhatian pelatih klub Perancis, Lille. Akhirnya Hazard resmi masuk klub Lille Junior dan menjalani pelatihan selama 2 tahun. Hazard memulai debutnya bersama Lille Junior saat melawan Racing Club de France, September 2007. Ia kemudian mengakhiri karirnya bersama Lille Junior usai mengikuti 11 pertandingan dan mencetak 1 gol. Setahun kemudian, Hazard mulai masuk tim Lille Senior dengan debut sebagai pemain cadangan melawan Sochaux, September 2008. Ia mencetak gol pertamanya saat melawan Auxerre dan menjadi pencetak gol termuda sepanjang sejarah saat itu. Hazard terus menunjukkan kemajuan yang pesat bersama Lille. Tercatat selama musim 2008-2009 ia telah mencetak 6 gol. Berkat kesuksesannya tersebut Hazard dianugerahi Pemain Muda Terbaik oleh UNFP. Pesepakbola yang pernah menjadi bintang iklan "Nike" ini kemudian menjadi rebutan klub-klub besar seperti Arsenal, Manchester United, Real Madrid dan Barcelona saat musim 2009-2010. Bahkan legenda Perancis, Zinedine Zidane, ikut memuji kemampuannya. 
"Hazard merupakan hadiah dan sangat cepat. Dia akan menjadi bintang di masa depan. Aku ingin membawanya ke Real Madrid dengan mata tertutup," ujar Zidane. Namun sayangnya Hazard tetap memilih membela Lille hingga kontraknya berakhir tahun 2011. 
Musim 2010-2011 menjadi titik terbaik dalam perjalanan karir Hazard. Meski sebelumnya ia sempat dikiritik dan gagal menjadi pemain inti selama dua bulan. Namun setelah itu ia semakin menguatkan tekadnya dengan menjadi pemain inti dan membawa Lille menjawarai Ligue 1 dan Piala Perancis untuk pertama kalinya. Berkat kesuksesannya tersebut ia berhasil meraih Pemain Terbaik Ligue 1. 
Hazard resmi bergabung bersama klub Inggris, Chelsea, dengan nilai transfer sebesar 32 juta Euro (sekitar Rp 400 miliar), Juni 2012. Ia memulai debutnya bersama Chelsea saat melawan Seattle Sounders, Juli 2012. Tak berapa lama ia menjadi perhatian publik karena beberapa assistnya yang selalu tepat sasaran. Ia berhasil membuat dua assist yang dimanfaatkan menjadi gol oleh Branislav Ivanovic ketika The Blues menghadapi Wigan. Tak hanya itu saja, ia kembali meraih penalti dimana Frank Lampard sukses menjadikannya gol dalam pertandingan melawan Reading. Eden mencetak gol pertamanya lewat titik putih saat melawan Newcastle United. Sedangkan melalui permainan terbuka ia berhasil membawa Chelsea menang melawan Norwich City usai melesakkan 1 gol dari umpan Juan Mata. Hazard kembali menuai pujian dari berbagai kalangan usai mencetak hattrick dalam pertandingan melawan Newcastle United dan mengantarkan Chelsea menjadi puncak klasemen Laga premier League, Februari 2014. Bahkan Jose Mourinho tak tanggung-tanggung langsung menjulukinya sebagai salah satu pemain muda terbaik di dunia. 

Hazard juga turut membela Tim Nasional Belgia. Debut internasionalnya terjadi saat berusia 17 tahun dalam pertandingan melawan Luxemburg, November 2008. Hingga tahun 2013, Hazard telah berhasil melesakkan 5 gol dalam 42 pertandingan bersama Timnas Belgia. 

Dalam kehidupan pribadi, Hazard telah menjadi seorang ayah sejak usia 19 tahun. Istri Hazard, Natasha, melahirkan anak pertama Yannis, Desember 2010 dan putra kedua, Leo, Februari 2013.Hazard juga mengungkapkan bahwa ia bersyukur dilahirkan dalam keluarga yang benar-benar mendukung penuh karir sepakbolanya. "Ibuku selalu bilang kalau aku yang terbaik, tapi dengan ayah akan berbeda," ungkapnya. "Ayahku juga seorang pemain sepakbola dan manajer, jadi dia memberiku analisis yang tepat dan memberitahuku jika bermain buruk."

0 comments:

Post a Comment